"Pada Hari Aku Lahir Lagi"
Hari ini,
waktu menatapku seperti cermin retak
ada cahaya kecil menari di sela-sela luka,
ada aku yang tumbuh dari sisa hujan semalam.
Aku tidak meniup lilin,
aku meniup sunyi yang menempel di dada,
mengganti doa-doa yang dulu gugur
dengan harapan yang lebih sederhana:
semoga aku tetap ingin hidup, meski dunia kadang tidak ramah.
Umur bukan angka,
ia semacam napas panjang yang menyimpan kisah,
tentang tawa yang tertinggal di ruang-ruang sepi,
tentang kehilangan yang diam-diam menumbuhkan makna.
Hari ini,
aku bukan ingin menjadi baru,
aku hanya ingin menjadi utuh.
Menjadi seseorang yang berdamai
dengan bayang-bayang masa lalu,
dan tersenyum pada diri sendiri
yang akhirnya bertahan sejauh ini.
Selamat ulang tahun,
untuk aku yang tak pernah benar-benar hilang,
hanya sedang belajar pulang
ke diri sendiri.
Komentar
Posting Komentar