Bimbang

Di sudut jalan simpag ini,

Ada bisik yang enggan pergi,

Dua bayang, seakan menghantui,

Menyulut ragu dalam hati yang bersemi.


Ada janji yang dulu di rapal,

Namun kini ada cahaya lain yang mengintip,

Seakan mengajak jiwa tuk meramal,

Menuju pelabuhan baru yang menyisip.


Setia yang terjaga di sisi,

Namun kenyamanan lain menyapa perlahan,

Mengisi ruang, Menghadirkan mimpi dalam bayang,


Bimbang ini tak kunjung reda,

Haruskah kumengikuti jejak angan,

Atau menetap dalam dekapan kenangan,

Menanti jawaban di persimpangan.


Malampun merangkak, gelap memeluk,

Hati terdiam dalam ragu yang samar,

Mengharap waktu menjawab keluh,

Dan menuntun ke pelabuhan yang benar.

Komentar

Postingan Populer