Lembar 25
Setiap malam, aku terjaga dengan perasaan yang sama: beban yang tak terlalu pantas kutanggung di usia ini. Dalam usiaku yang masih muda, rasanya begitu berat mengemban tanggung jawab yang seolah tak kunjung berhenti menumpuk. Ada begitu banyak hal yang ingin kuteriakan, tapi suarapun hanya terhenti di bibir, tak ada kuping yang bersedia mendengarkan. Setiap hari, bukanlah keluhan yang ingin kusampaikan, melainkan rasa sedih yang terus mengadu: mengapa hidup terasa begitu tak adil?
Tiap malam, di dalam buku harian ini, aku mencurahkan perasaan yang tak mampu kuungkapkan secara langsung. Lembar-lembarnya menjadi saksi bisu atas kesedihan dan kekecewaanku. Kadang-kadang, tulisanku tampak seperti teriakan ke dalam kehampaan, mencari pemahaman atas ketidakadilan yang terus kurasakan. Namun, meskipun begitu, di setiap kata yang kuterangi di halaman-halaman itu, aku menemukan sedikit kelegaan, karena di sana, setidaknya, aku bisa menjadi diriku yang sebenarnya.
Komentar
Posting Komentar