Senja november

Engkau sayup sayup memanggil jingga dengan mendung yang teramat ketat, menangkup tubuh yang semakin usang termakan usia.

Kuharap sepotong cuaca ini tak mengubah engkau sepeninggal senja....

Semoga cahaya tersimpan pada yang gelap; menyalakan musim-musim yang semakin menua....

Duh, November,

Kali ini aku resah,....

akankah engkau berniat pulang sebagai  senja mendung yang merekah di ufuk barat.

Kuharap jangan!

Engkau masih belia terlalu lemah jika harus menampung sekian basah.

Engkau...

Adalah momentum usia di mana memori memantik emosi, kemudian rindu menenggelamkan batas waktu.

Komentar

Postingan Populer