23
Duhai bunga, kini kau semakin semerbak, saat kudapati usiamu dua puluh tiga tahun sudah.
punggungmu kian membelakangi noda,tak lama lagi kan kupetik.
Mekar merahmu sungguh menawan
Ijinkan aku menyimpannya sekali lagi
Ranum bunga, yang menyembunyikan sebait elegi rindu.
Agar aku tau cara menjemput wangi semerbakmu
kusimpan kau di dalam kalbuku,untuk kuarungi bebatuan hidup.
Komentar
Posting Komentar