Harianku
Tentangku 6 tahun silam
Sembari menunggu secangkir kopi agar sedikit dingin.
Membaca buku paling rahasia diantara sunyinya malam adalah bentuk self healing yang paling menyenangkan, bahwa ada kebebasan dalam diriku sendiri yang bisa aku kontrol dari tulisan-tulisan alay dari masa ke masa.
Fakta bahwa sebagian orang yang dulunya diharapkan dalam hidup menjadi asing saat ini
atau fakta bahwa orang yang tidak berarti sejak dulu sekarang masih bertahan untuk menyayangi kita saat ini.
Fakta bahwa aku berproses sangat lucu dan menggelikan.
Fakta bahwa ada detail-detail dalam hidup yang harus diingat kembali sebagai tameng diri.
Fakta bahwa waktu tidak mengenal ampun pada siapapun, datang dan pergi, usang dan baru.Dan menuliskan detail-detail hidup sendiri adalah, cara terbaik sejauh ini yang bisa aku lakukan untuk melambatkan waktu, membawanya kembali ke suatu masa. Isnt it a magic? Kamu bisa mampir kemasa lalu sesuka hatimu.
Thankyou nurniaman alay yang rajin menulis apapun dan siapapun sesuka hatimu saat itu. Its worth.
Dan malam ini ingin rasanya menulis tentang hati yang selalu lara tapi bukan untuk kau baca.
karena rasa yang sesungguhnya telah ku tinggal di tepian senja.
Memang aku selalu merasa patah karena dalam rasa aku selalu kalah.


Komentar
Posting Komentar