Jalani rasakan dan simpulkan

hari ini kucoba tuk telusuri hari-hariku lagi membuka lembaran kehidupan yang lalu untuk mengingat bagaimana keras dan beratnya hidup yang dilalui manusia ingin belajar dari pengalaman masa lalu yang akan terhapus mengingat semua kejadian,setiap detik waktu yang terlalui
hidup di jalan yang ingin ditempuh masing-masing dan tanpa tahu ujung jalan yang akan dilalui tapi tidak sedikitpun tersirat rasa ragu di dalam diriku akan jalan yang kupilih dan tentang semua halang rintangnya mungkin orang lain tidak akan mengerti tidak ada orang yang benar-benar mengerti seperti halnya diriku dan diri inipun tidak akan pernah mengerti mereka
kucoba untuk tidak membohongi diri,tapi terkadang dosa itu muncul juga kutahu diriku tidak sempurna di dalam hidup ini begitu banyak kebohongan dan dosa hina yang aku perbuat dan akupun hanya dapat memohon kepada pemberi jiwa ini pengampunan untuk jiwa yang kecil ini yang aku harap tapi aku adalah orang bodoh terlalu bodoh untuk mengerti tentang kehidupan aku hanya tahu apa yang benar bagiku,hanya bagi diriku tak pernah ku berpikir tentang apa yang dikatakan orang lain tentang kemana dan bagaimana jalan kehidupan yang aku tempuh tentang diriku,sifatku,egoku,kesombonganku,kemunafikanku,semua yang aku miliki aku senang dengan diriku dan tidak pernah ku mengeluh tapi suara-suara itu terdengar lagi,suara-suara itu kenapa dengan mereka,ada apa dengan mereka
apakah mereka senang mengolok-olok diriku yang bodoh kadang ku muak dengan orang-orang itu,dengan mereka yang membuat jiwa ini muak,jiwa ini menjadi marah aku tidak mengerti dengan mereka yang penuh dengan pikiran pintar namun aku tidak dapat berbuat apa-apa kuserahkan semuanya pada penguasa jiwa ini 
membalik halaman demi halaman kehidupan berharap temukan goresan tinta emas di dalamnya tapi mungkin itu hanya mimpiku yang kulihat hanyalah noda dan coretan tinta hitam mengingatkanku pada semua memori kehidupan yang mau kuhapus tapi semua itu melekat dan tergores dengan kuat,aku tidak bisa
kubalik lagi halaman selanjutnya,berharap yang lebih baik berdoa untuk menemukan kehidupan terindah di dalam hidupku yang tertulis dengan samar di atas sobekan kertas rapuh tapi itulah yang kudapat,itulah yang kumiliki ku hanya bisa tersenyum kecil sambil mengingatnya terima kasih atas hidupku yang indah itu yang tuhan
seiring berlalunya sang mentari,cahaya semakin menipis membalik-balik halaman terakhir di dalam hidupku semua ini sudah mencapai akhir dari cerita di hari ini,di saat semuanya sudah tak bisa kuraih aku hanya bisa berharap,aku akan kesana aku hanya ingin berkeluh kesah dengan ayah dan ibu di sana ku ingin sampaikan coretan tinta tentang perjalananku saat mata ini mau tertutup untuk selamanya kuingin bakar semua halaman cerita kehidupanku
dan berharap sang penguasa jiwa akan memberiku halaman baru lagi halaman yang dapat kutuliskan kisahku di dalamnya memulai hidupku sebagai seorang anak kecil yang hanya merasakan rasa kasih sayang dari ayah dan ibu

Komentar

Postingan Populer